Tuesday, March 20, 2018

PROFIL YAYASAN

Yayasan Sosial AL-Hamid PPAI Sabilul Huda merupakan salah satu pondok pesantren sekaligus lembaga pendidikan Madrasah yang beralamatkan di jalan Kecipir 18 B RT 08 RW 03 kelurahan Bumiayu Kota Malang. Yayasan Sosial AL-Hamid didirikan sejak tahun 2001 yang saat ini dipimpin oleh Bu Nyai Syu’la Fardila.

Yayasan Sosial AL-Hamid PPAI Sabilul Huda berdiri di atas areal seluar 3,5 hektar. Fasilitas yang ada terdiri dari masjid, pendopo yang berfungsi sebagai ruang tamu dan ruang kegiatan, gedung madrasah, sekretariat, lintasan balap motor tril, area bercocok-tanam, dan kamar tamu. Secara keseluruhan bangunan di Yayasan Sosial AL-Hamid PPAI Sabilul Huda ini dalam tahap pembangunan dan pengembangan.

Yayasan Sosial AL-Hamid PPAI Sabilul Huda memiliki motto “Pendidikan Islam Terpadu Insan Cendekia”. Sistem pendidikan yang diterapkan yayasan ini ada dua macam yaitu pendidikan Non Fomal dan Formal. Pendidikan Non Formal meliputi Majelis Ta’lim/Istiqhosah, Madrasah Diniyah Salafiah Tingkat Awwaliyah, Madrasah Diniya Salafiah Tingkat Wustho, Madrasah Diniyah Salafiah Tingkat Ulyah dan Masjid Sabilul Huda. Sementara pendidikan Formal meliputi Raudhatul Athfal (TK), Madrasah Ibtidaiyah (SD), Madrasah Tsanawiyah (SMP) dan Madrasah Aliyah (SMA).

Para santriwan/santriwati atau murid-murid di yayasan AL-Hamid ini mendapatkan pendidikan tanpa dipungut biaya uang gedung dan SPP. Santri yang belajar di  yayasan AL-Hamid kebanyakan berasal dari daerah Bumiayu dan ada pula yang berasal dari daerah dan provinsi lain. Bagi santri yang rumahnya dekat bisa pulang kerumah masing-masing sementara santri yang rumahnya jauh disediakan asrama untuk menginap. Sementara asrama, tersedia asrama santri laki-laki dan perempuan,

Sampai saat ini jumlah santri yang menuntut ilmu di yayasan AL-Hamid ada 11 kelas. Untuk MI ada 3 kelas dengan jumlah murid masing-masing kelas 15 orang. Untuk MTs ada 3 kelas, MA ada 3 kelas dan Paud ada 2 kelas. Untuk tenaga pengajar ada 20 orang sukarelawan yang berasal Bumiayu sendiri dan dari beberapa daerah seperti Gadang dan Arjowinangun.

Selain dididik sebagai insan yang berpendidikan agama dan ilmu umum, para santri juga diajarkan pendidikan ketegaran mental. Para santri laki-laki diajarkan cara mengendarai motor tril di lintasan yang di desain layaknya  lintasan pembalab motor tril. Tujuan dari pendidikan ini adalah untuk menumbuhkan rasa berani, melawan rasa takut dan ketegaran dalam hidup.

0 comments:

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India